Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Hal Yang Dapat Meningkatkan Usaha UMKM Namun Terkadang Diabaikan

Setiap pelaku usaha pasti menginginkan usahanya maju dan berkembang. Dalam proses memajukan usaha tentu banyak hal yang perlu dilakukan seperti menjaga kualitas produk, analisa data, sampai dengan menjaga hubungan baik dengan pelanggan.

Namun, di luar hal tersebut ternyata ada poin-poin dasar yang belum tentu pelaku usaha mau melakukannya dan malah diabaikan padahal bukan tidak mungkin jika dilakukan akan dapat meningkatkan usahanya. Lalu, bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan usaha kecil UMKM supaya dapat tumbuh lebih besar?

Hal yang dapat meningkatkan usaha bisnis UMKM
Hal yang dapat meningkatkan usaha bisnis UMKM

Cara meningkatkan dan mengembangkan usaha

1. Memaksimalkan penggunaan sosial media

Sosial media selain sebagai sarana berinteraksi sosial antar individu juga dapat digunakan oleh sebuah brand atau merek untuk berkomunikasi dengan calon pembeli atau pelanggannya.

Pada pelaksanaanya tidak semua pelaku usaha mau menggunakan banyak sosial media untuk mengembangkan dan mengenalkan merek atau produknya kepada konsumen dengan alasan karena belum terbiasa (gaptek) atau karena sudah merasa cukup menggunakan satu atau dua sosial media saja.

Mengapa perlu menggunakan banyak akun sosial media untuk branding atau promosi?

Pertama, tidak semua konsumen menggunakan banyak sosial media. Ada tipe konsumen yang hanya menggunakan satu sosial media saja apakah itu menggunakan facebook saja, Twitter saja, atau hanya menggunakan Instagram saja.

Jika pemilik merek atau brand hanya menggunakan satu sosial media saja misalkan Instagram saja maka mereknya hanya dikenal oleh followernya di Instragram saja dan tidak bisa mengenalkan merek atau produknya ke calon konsumen lain di sosial media lainnya.

Cara meningkatkan usaha UMKM dengan memaksimalkan penggunaan sosial media
Cara meningkatkan usaha UMKM dengan memaksimalkan penggunaan sosial media

Jika diibaratkan media sosial itu adalah suatu provinsi, misalkan facebook adalah Jawa barat, Twitter Jawa Tengah, dan Instagram adalah Jawa Timur maka pelaku usaha harus memiliki semuanya yaitu facebook, Instagram dan Twitter untuk menjangkau konsumen di tiap provinsi tersebut.

Kedua, dengan menyebarnya postingan dari tiap sosial media yang dimiliki oleh pelaku usaha maka postingan tersebut akan dapat terbaca oleh Google dan dapat ditemukan oleh pencari informasi di internet apalagi jika pemilik usaha memiliki blog atau website atas nama mereknya maka postingan tersebut (yang di dalam postingannya terdapat link menuju website) akan lebih menguatkan posisi website pemilik usaha di hasil pencarian Google. 

Catatan, untuk postingan di sosial media cukup hanya sekali saja per produk. Jika ingin memposting berulang usahakan foto dan kalimatnya tidak sama antara satu postingan dengan postingan lainnya agar tidak dideteksi spam oleh sosial media atau oleh Google. Kita pun sebagai konsumen jika melihat seseorang memposting barang jualannya selalu menggunakan kalimat foto yang sama dan berulang-ulang tentu akan merasa bosan bukan?

2. Membuat website

Website sangatlah penting bagi para pelaku UMKM. Salah seorang pelaku UMKM mengatakan website sederhana yang ia miliki ternyata bermanfaat untuk pengembangan usahanya. Menurutnya dengan adanya website ia saat ini tengah mendapat calon investor untuk pengembangan usahanya. Dengan adanya website bisnis usahanya terlihat lebih serius di mata investor dan dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya.

Jika kita renungkan hal tersebut bisa benar adanya. Kita misalkan sebagai calon pembeli lebih percaya kepada sebuah merek yang memiliki website dibandingkan dengan kita membeli produk yang hanya memiliki sosial media karena sosial media bisa dibuat oleh siapa saja.

Website menjadi nilai plus untuk sebuah merek di mana merek tersebut menjadi lebih kuat posisinya di mata calon pembeli atau konsumen dan investor. Pun jika kita berada di posisi investor, tentu kita akan melihat sebuah merek yang memiliki website akan menarik perhatian kita karena kita menganggap brand tersebut serius membangun mereknya.

3. Memperhatikan desain

Kemasan produk atau media promosi seperti flyer dan lain sebagainya merupakan bagian dari kegiatan usaha. Namun ada hal yang kurang tepat dilakukan oleh pemilik usaha. Kurang tepat yang di maksud di sini adalah pemilihan warna atau style dalam desainnya yang hanya didasarkan pada keinginan atau apa yang disuka oleh pemilik merek atau usaha dan bukan berdasar pada pasar atau kriteria konsumen yang ingin disasar. 

Contoh, pemilik usaha menyukai warna pink dan motif bunga. Jika produk ditargetkan untuk semua kalangan pria atau wanita maka motif bunga dan warna pink tidaklah tepat untuk kalangan pria. Calon pembeli pria tidaklah akan membeli suatu produk yang demikian kecuali jika produk tersebut dibeli untuk diserahkan pada orang lain yang merupakan lawan jenisnya sebagai pemberian atau kado.

4. Melayani wawancara

Wawancara untuk para pelaku UMKM berdatangan baik dari mahasiswa sampai dengan media berita.  Sebaiknya permintaan wawancara dari media kecil yang belum terkenalpun diterima karena dengan menyebarnya informasi usaha di internet (jika dipublikasikan di internet) dapat menimbulkan peluang merek usaha akan muncul di hasil pencarian Google dan merek usaha atau produk dari merek tersebut akan dapat dikenal lebih luas.

5. Membangun merek

Jangan hanya berdagang tetapi berbisnislah. Apa perbedaan bedangang dan berbisnis?

Berdagang hanya berfokus menghabiskan barang dagangan dan diputar kembali dijual keesokan harinya tanpa memikirkan apapun atau dengan kata lain "yang penting laku itu sudah cukup".

Berbisnis adalah berdagang namun menerapkan konsep untuk mengembangkan merek antara lain
- Bagaimana supaya merek saya dikenal?
- Bagaimana setelah orang membeli merek saya orang selalu terus teringat nama merek dan produk saya? 
- Bagaimana caranya jika orang ingat suatu jenis produk yang teringat merek saya?
- Desain kemasan yang bagaimana yang dapat meningkatkan brand image usaha saya?
- Apakah saya harus beriklan agar merek saya dikenal luas?
- dsb

Dari dasar pemikiran tersebut maka lakukan langkah yang perlu diambil seperti mempercantik desain kemasan dan media promosi (flyer dll) sampai dengan memperhatikan postingan sosial media supaya lebih menarik.


Ayam Geprek Enak di Depok Awondis